Penutupan Kegiatan Belajar Mengajar di Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan Sekaligus Kepulangan Santri Libur Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H
NURUL HUDA – Kamis, 20 Maret 2025 Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan resmi menutup kegiatan belajar mengajar, acara tersebut bertempat di Masjid Kampus 2. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ibrahim Arkan. Suasana semakin syahdu saat lantunan ayat-ayat suci menggema di dalam masjid, menandakan berkah dan keberkahan dalam setiap proses pembelajaran di pesantren ini.
Setelah pembacaan Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan pembagian sertifikat kepada para santri yang telah mengikuti Daurah Mawaris. Program Daurah Mawaris ini telah dilaksanakan selama bulan Ramadhan dan bertujuan untuk memperdalam pemahaman santri mengenai ilmu waris dalam Islam.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para santri yang telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Pemberian hadiah ini menjadi bentuk apresiasi atas semangat dan kesungguhan santri dalam menghafal serta membaca Al-Qur’an dengan istiqamah.
Setelah sesi pembagian sertifikat, acara berlanjut dengan sesi pemberian soal tentang ilmu waris kepada santri yang telah mengikuti Daurah Mawaris. Sesi ini bertujuan untuk menguji pemahaman santri dalam ilmu waris serta memberikan pengalaman dalam penerapan ilmu yang telah mereka pelajari.


Momen penting dalam acara ini adalah penyampaian pesan oleh Ketua Yayasan, KH. Fahmi Fauzan, Lc., MA. Dalam sambutannya, beliau memberikan nasihat serta motivasi kepada para santri agar terus semangat dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Umum Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan. Doa bersama ini menjadi bentuk rasa syukur atas kelancaran kegiatan belajar mengajar serta memohon keberkahan untuk masa depan para santri.
Sebagai penutup, para santri melaksanakan musafahah atau bersalaman sebagai bentuk ukhuwah dan saling memaafkan sebelum mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Dengan selesainya acara ini, para santri diharapkan dapat kembali dengan semangat baru untuk menuntut ilmu dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan mereka.


Penulis: Dimas Pramudya Sunardi