MUHADOROH ILMIAH BERSAMA SYEIKH DR. AMMAR AZMI AR-RAFATI AL-JAILANI DARI PALESTINA
Nurul Huda – Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan kembali menggelar muhadoroh ilmiah yang penuh makna di Masjid Kampus 2. Acara kali ini menghadirkan ulama tamu istimewa dari Palestina, Syeikh Dr. Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jailani, yang kehadirannya disambut hangat oleh para santri, dewan asatidz, serta masyarakat sekitar.
Acara diawali dengan lantunan sholawat merdu dari grup Tajjul Walidain yang menambah suasana menjadi syahdu dan penuh keberkahan. Setelah itu, Syeikh Dr. Ammar menyampaikan materi dengan tema “Empat Dasar dalam Menghafal Al-Qur’an.” Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya konsistensi dalam menggunakan mushaf khusus, membawa pensil untuk koreksi hafalan, menyiapkan buku catatan target hafalan, serta memilih teman yang memiliki semangat yang sama dalam menghafal. Menurut beliau, empat dasar ini akan membantu seorang hafidz menjaga hafalannya dengan lebih baik dan terarah.


Selain itu, Syeikh Dr. Ammar juga menekankan tiga hal penting yang harus dimiliki calon penghafal Al-Qur’an, yaitu talaqqi kepada guru agar hafalan terjaga dengan baik, memiliki lingkungan yang nyaman sehingga lebih mudah berkonsentrasi, serta memanfaatkan waktu terbaik, terutama sebelum subuh atau setelah shalat subuh, ketika hati dan pikiran masih segar.
Beliau turut membagikan metode praktis dalam menghafal, yakni dengan fokus pada satu halaman mushaf, membaca cepat sebanyak empat kali sambil menunjuk menggunakan jari telunjuk, kemudian menutup sebagian ayat untuk menguji hafalan. Metode ini dipraktikkan langsung oleh beberapa santri putra dan putri di hadapan jamaah, sehingga semakin memotivasi seluruh peserta yang hadir.
Sebagai penutup, Syeikh Dr. Ammar berkesempatan mengimami shalat Isya di Masjid Kampus 2. Momen tersebut terasa begitu haru dan penuh keberkahan, meninggalkan kesan mendalam bagi para santri dan masyarakat yang hadir. Kehadiran beliau memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus menghafal dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ditulis oleh: Dimas Pramudya Sunardi