HARI SANTRI PENUH BERKAH: SANTRI NURUL HUDA GELAR ISTIGOSAH BERSAMA DI GEDUNG DPRD KUNINGAN
Nurul Huda – Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren, termasuk Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan, menggelar Istigosah Bersama di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan pada Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya para anggota DPRD serta para Gus dan kyai dari berbagai daerah.
Acara diawali dengan longmarch para santri dari kompleks Pondok Pesantren Nurul Huda menuju Gedung DPRD Kuningan. Sepanjang perjalanan, mereka melantunkan sholawat dan zikir, menciptakan suasana religius yang menggetarkan hati warga di sepanjang rute.
Setibanya di lokasi, kegiatan dibuka dengan pembacaan istigosah bersama yang dipimpin oleh seorang mursyid dan diikuti seluruh peserta. Suara lantunan doa memenuhi ruang sidang utama DPRD, menghadirkan suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Dalam sesi orasi, perwakilan Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan, H. Iftor Nawawi, S.H., M.M., menegaskan bahwa pondok pesantren bukan tempat perbudakan, melainkan lembaga pendidikan yang mencetak generasi berilmu dan berakhlak.
“Pondok adalah tempat belajar mengabdi, bukan belajar untuk diperbudak. Santri dididik untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan mandiri,” ujar H. Iftor Nawawi di hadapan para anggota dewan dan ratusan santri.


Para Gus dan tokoh agama lainnya turut memberikan tausiyah, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kemandirian santri di era modern. Kehadiran para anggota DPRD menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap peran pesantren dalam pembangunan moral bangsa.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan daerah, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara para kyai, anggota DPRD, dan seluruh peserta. Istigosah ini menjadi simbol kebersamaan serta kontribusi nyata para santri dalam menebarkan nilai-nilai Islam yang damai dan menyejukkan.
Ditulis oleh: Dimas Pramudya Sunardi
Editor : Tim Redaksi Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan